Saat Ini Orang Sedang Online

Penemuan Tanda Tanda Adanya Air Di Luar Tata Surya



LONDON – Para astronom hari Rabu 11 Juli 2007 mengatakan mereka telah menemukan bukti terbaik adanya air di luar sistim tata surya kita disebuah planet raksasa yang berjarak 60 tahun cahaya dari bumi.

Dalam laporannya di jurnal ilmu pengetahuan Natura, para peneliti mengatakan planet itu sendiri, HD 189733b, nampaknya tidak berpenghuni tetapi bukti-bukti mendukung untuk penelitian adanya kehidupan ditata surya lain.
“Kita tergerak untuk melakukan identifikasi tanda-tanda yang jelas adanya air di sebuah planet yang jauhnya triliyunan mil.” Giovanna Tinetti, seorang staf dari European Space Agency di the Institute d'Astrophysique de Paris, yang memimpin studi tersebut, mengutip pengunuman hasil studinya.
Satu tahun cahaya adalah jarak yang ditempuh seberkas cahaya dalam satu tahun dengan kecepatan 186.000 mil per detik (300.000 km per detik), atau mendekati 6 trilyun mil.

Bulan dari bumi (yang nampak kalau malam itu) Cuma berjarak 1,3 detik cahaya. “Walaupun HD 189733b jauh dari tempat kehidupan, dan sebenarnya menciptakan lingkungan yang tidak bersahabat, penemuan kami menunjukkan bahwa air disana lebih masuk akal dibanding yang kita pikirkan sebelumnya, dan metode kita dapat digunakan pada masa yang akan datang untuk mempelajari lingkungan kehidupan yang lebih bersahabat,” kata Tinetti.

Dari pengamatan, planet menampakkan orbit sebuah bintang dalam kumpulan (rasi) Vulpecula, muncul lebih besar pada riak gelombang yang bersesuaian dengan air, memunculkan dugaan adanya benda (substansi) di atmosfer.

“Kami menemukan bahwa penyerapan oleh uap air adalah paling memungkinkan terjadinya ketergantungan riak gelombang yang bervariasi dalam radius yang efektif dari planet pada gelombang inframerah,” jelas para peneliti.

HD 189733 b diketahui sebagai sebuah planet “Jupiter yang panas” – seperti gas planet Jupiter dalam sistim tata surya tetapi jauh lebih panas.

Penemuan ini bertentangan dengan studi yang mendahuluinya yang tidak menunjukkan adanya air, kata Heather Knutson, seorang ahli astronomi di Harvard University yang melakukan peninjauan ulang pada penemuan permasalahan yang sama dari alam semesta yang telah dilakukan sebelumnya.

“Walaupun begitu, studi lebih awal melihat pada kecepatan cahaya di siang hari dari planet sementara penelitian terakhir menggunakan metode yang berbeda yaitu mengukur kecepatan cahaya diluar sisi-sisi planet atmosfer,” kata Knutson.

Diduga mungkin ada sesuatu yang tersembunyi berkenaan tanda-tanda adanya air pada pengukuran yang dilakukan sebelumnya, katanya lebih lanjut.

“Dikemudian hari kita dapat melakukan evaluasi pada planet-planet yang lain yang mungkin dapat mendukung adanya kehidupan dan air di lapisan atmosfernya,” kata Knutson dalam wawancara lewat telepon.


Anda telah membaca artikel tentang Penemuan Tanda Tanda Adanya Air Di Luar Tata Surya dan anda bisa menemukan artikel ini dengan url http://binhakim.blogspot.com/2011/01/penemuan-tanda-tanda-adanya-air-di-luar.html, anda boleh menyebarluaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Penemuan Tanda Tanda Adanya Air Di Luar Tata Surya ini dirasa bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Penemuan Tanda Tanda Adanya Air Di Luar Tata Surya sebagai sumbernya.
Terima Kasih

Artikel Yang Berhubungan :



2 Komentar:

imranxrhia mengatakan...

yagh, mungkin ada benarnya juga sich

Terimakasih imranxrhia Atas Kunjungan Dan Komentar Anda Pada Artikel Ini.
by Bin Hakim
Admin mengatakan...

@Imran : Iya kali

Terimakasih Admin Atas Kunjungan Dan Komentar Anda Pada Artikel Ini.
by Bin Hakim

Poskan Komentar

Terima Kasih Atas Komentar Anda !!!!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Artikel Pilihan Lainnya

TOKO BUKU :

Silakan diklik mana buku yang akan anda dapatkan